Selasa, 02 Oktober 2012

Tawuran Pelajar Indikasi Rendahnya Moralitas Bangsa


Maraknya tawuran antar pelajar, mahasiswa dan kelompok masyarakat akhir-akhir ini, menunjukkan rendahnya moral bangsa Indonesia. Kondisi tersebut diperparah dengan maraknya kasus korupsi, yang banyak  menjerat para pemimpin.

Hal itu diungkapkan Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jawa Tengah Bambang Ariawan, di sele-sela membuka acara Konferensi ke VIII HMI Cabang Purworejo, belum lama ini, di gedung PGRI. Konfercab juga diisi dengan seminar yang menghadirkan nara sumber Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Drs Bambang Ariyawan MM, Ketua Komisi D DPRD Drs Zusron, dan Ardianto Wahid dari UMP.

Dikemukakan oleh Ketua HMI Jateng bahwa ia merasa khawatir atas tingkat moralitas bangsa saat ini. “Kondisi tersebut disebabkan antara lain karena pedidikan di Indonesia lebih menekankan pada nilai akademik, dibanding pendidikan karakter,” ungkapnya.

Terkait dengan hal itu, menurutnya keberadan HMI cukup strategis untuk ikut ambil peran dalam pendidikan karakter. Di lingkungan masyarakat, HMI bisa membuat programn yang menyentuh masyarakat, misalnya mendirikan pendidikan bahasa Inggris. Di lingkungan kampus, HMI bisa membina anggotanya. Bagi anggota HMI dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), bisa merintis untuk pendidikan karakter, mengingat pendidikan karakter lebih sulit dan lama di bidang lain.

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Drs Bambang Ariyawan MM, mengungkapkan bahwa perekrutan guru pada dasarnya bisa dibedakan menjadi dua. Yaitu perekrutan yang dipersiapkan sejak awal dan crass program.

Guru yang dipersiapkan sejak awal, perilakunya dari sikap hingga tidak tanduknya menunjukkan seorang guru yang perlu diteladani siswa. Mereka dipersiapkan sejak awal, layaknya menyiapkan seorang jendral. Berbeda dengan guru yang perekrutannya secara crass program. Guru yang seperti ini hanya mentransfer ilmunya kepada murid.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berlanggan artikel Blogtegal via e-Mail