Senin, 08 Oktober 2012

Mantri Pengairan Bayan Dinilai Tim Kementerian PU


Bagi Mantri Pengairan Bayan, Ngaderi, Kamis, 4 Oktober 2012 kemarin merupakan hari yang sangat mendebarkan. Pada hari itu dilakukan penilaian lapangan lomba Pemilihan Petugas O & P Jaringan Irigasi dan Rawa Teladan tingkat Nasional. Tidak demikian bagi tim juri dari Kementerian Pekerjaan Umum. Mereka tampak larut dalam kegembiraan bersama masyarakat Desa Bringin, Kecamatan Bayan dan sekitarnya.

Pada hari itu tim juri memang dijadwalkan untuk melalukan penilaian lapangan ke Kemantren Bayan, UPT Dinas Pengairan Wilayah Purworejo. Dipimpin oleh Ir. Soekrasno, Dipl.HE., tim juri lebih dulu diterima Bupati Purworejo, Drs. H. Mahsun Zain, M.Ag. di Ruang Pringgitan sekitar pukul 14.30 WIB. Dalam sambutannya, Bupati Purworejo tentu berharap agar Kabupaten Purworejo yang mewakili Provinsi Jawa Tengah bisa menjadi juara nasional lagi seperti tahun 2011 lalu.

Sedangkan Ir. Soekrasno, Dipl.HE menyampaikan bahwa lomba ini bukan sekedar mencari siapa yang menang dan siapa yang kalah. “Lebih dari itu, ini adalah ajang silaturahmi sesama petugas O&P irigasi di seluruh Indonesia. Sehingga mereka bisa saling menularkan ilmunya dalam hal pengelolaan irigasi.” kata beliau. 

Selain beliau, tim juri terdiri dari Ir. Bekti Sudarmanto, Sp.1, Ir.Prasidananto Nugroho, M.Eng., Ir. Pandi Hutabarat, M.Sc. serta Drs. Erwin H. Ravael, M.Surv.
Selanjutnya rombongan segera bergegas menuju Kemantren Bayan di Desa Bringin Kecamatan Bayan. Didampingi Sekretaris Daerah, Drs. Tri Handoyo, MM. serta Kepala Dinas Pengairan, Ir. Susanto, Sp.1 rombongan tampak kaget ketika sampai di Kantor Kemantren Bayan yang berada disamping Bendung Jrakah tersebut.

Mereka disambut kerumunan warga masyarakat yang memenuhi sekitar Kantor Kemantren Bayan. Turun dari mobil, rombongan disambut pementasan seni Kuda Lumping, yang di Purworejo sendiri lebih dikenal dengan sebutan ‘Jaran Kepang’.   Tim juri didampingi Sekretaris Daerah tampak berbaur bersama masyarakat dan para penari ikut memainkan Kuda Kepang disambut tepuk tangan meriah dari masyarakat.

Selesai penyambutan, tim juri segera melaksanakan penilaian yang dimulai dengan verifikasi administrasi. Dengan dilayani oleh beberapa staf UPT Purworejo, tim juri meneliti dan menanyakan masalah administrasi kelembagaan. Setelah selesai, giliran tim juri melakukan tinjauan langsung ke lapangan. Penilaian ini sendiri merupakan sesi kedua dari penilaian tingkat Nasional.

Sebelumnya telah dilakukan sesi pertama yaitu sesi pemaparan yang dilaksanakan pada tanggal 4 – 7 Juli 2012 di Makassar, yang mana Mantri Kemantren Bayan, Ngaderi berhasil meraih nilai tertinggi pada sesi tersebut. Pada final tingkat Nasional ini, selain Mantri Pengairan Bayan yang mewakili Jawa Tengah juga terdapat empat daerah lain, yaitu dari Provinsi Jawa Timur, Jawa Barat, DI, Yogyakarta serta Sulawesi Selatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berlanggan artikel Blogtegal via e-Mail