Kamis, 02 Agustus 2012

Dinas Pengairan Mendapat Kunjungan Pakpak Bharat


Seiring dengan sejumlah prestasi tingkat Nasional yang diraih Kabupaten Purworejo di bidang irigasi dalam dua tahun terakhir, beberapa daerah terutama dari luar Jawa berminat mengunjungi Purworejo untuk melakukan kunjungan kerja, studi banding atau sekedar konsultasi.

Kunjungan terbaru dilakukan rombongan dari Kabupaten Pakpak Bharat Provinsi Sumatera Utara, Rabu (1/8), dalam rangka konsultasi penyusunan Raperda Irigasi. Rombongan yang terdiri dari unsur legislatif dan eksekutif tersebut, dipimpin oleh Wakil Bupati Pakpak Bharat  Ir  H Maju Ilyas Padang.

Wakil Bupati Pakpak Bharat menyampaikan bahwa Kabupaten Pakpak Bharat adalah Kabupaten yang baru dibentuk pada tahun 2003. Hanya terdiri dari 8 Kecamatan dan 52 Desa dengan ibukota Kabupaten terletak di Salak. “Meski demikian, disana tidak ada tanaman salak ,”katanya.

Kepala Dinas Pengairan Kabupaten Purworejo Ir Susanto SpI menyampaikan seputar Perda Kabupaten Purworejo Nomor 2 Tahun 2009 tentang Irigasi, Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) hingga permasalahan teknis lapangan. Disampaikan oleh Kepala Dinas, bahwa di Purworejo terdapat Bendung Siwatu dengan 12 buah pintu air, yang mana tiap-tiap pintu tersebut jika diputar 40x baru terangkat sekitar 1 cm.

Pada kesempatan tersebut, ia juga memperkenalkan Kepala UPT Purwodadi Moklas Rosikin SST, yang menjadi Juara Nasional pada lomba O&P Irigasi tahun 2011. Juga Manteri Pengairan Bayan Ngaderi, yang juga menjadi juara sesi paparan pada lomba O&P Irigasi tingkat Nasional di Makassar beberapa waktu yang lalu.

Pada sesi tanya jawab, rombongan tamu banyak menanyakan seputar P3A dan Komisi Irigasi, mulai dari kewenangan, pembentukan, pembinaan serta penganggarannya dalam APBD.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berlanggan artikel Blogtegal via e-Mail