Jumat, 26 April 2013

Lomba Sambal Terasi Hari Kartini


Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Setda Purworejo memeriahkan peringatan Hari Kartini dengan lomba membuat sambal terasi. Lomba sambal terasi ala DWP itu sekaligus  dirangkai dengan kegiatan rapat rutin DWP Setda, yang diselenggarakan di ruang Arahiwang Setda beberapa waktu lalu.

Lomba diikuti 9 peserta dengan menampilkan pembuatan sambal terasi berbeda-beda sesuai dengan kreasinya. Ada sambal terasi dengan cabe bakar, sambal cabe goreng, sambal cabe rebus, sambal cabe mentah, dan sambal cabe hijau. Lomba sambal terasi ala DWP terlihat sangat meriah, karena Ibu-Ibu harus menguleg sambal sendiri-sendiri.

Menurut Ketua DWP Unit Setda Ny Sri Yuni Astuti Tri Handoyo, melalui lomba dalam rangka memperingati Hari Kartini ini, diharapkan agar kita selalu mengenang dan menghargai akan jasa-jasa Kartini yang telah memperjuangkan kaum wanita untuk lebih maju. “Tentu kita harus mempunyai tanggungjawab untuk meneruskan perjuangannya. Seperti yang telah dilakukan DWP, diantaranya pemberdayaan perempuan dalam hal SDM, peningkatan pengetahuan dibidang tehnologi informasi, dan berbagai pelatihan untuk peningkatan kesejahteraan perempuan,” ungkapnya.

Melalui lomba seperti ini atau lomba yang lain diharapkan bisa terjalin lebih baik lagi antar anggota DWP dan juga dengan karyawati. “Jangan hanya kalau lomba saja menghadiri pertemuan rutin DWP tetapi yang lebih penting kehadiran Ibu-Ibu dalam setiap rapat rutin sangat dinantikan. Sehingga bisa terjalin silaturahmi dan tentu bermanfaat bagi kita,” harap Ny Tri Handoyo yang juga menjabat Ketua DWP Kabupaten Purworejo.

Pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan perkenalan Ny Faturohman dan Ny Kasinu sebagai anggota DWP baru di DWP unit Setda, serta ucapan pamitan dari Ny Tri Edi yang suaminya telah purna tugas.

Ketua Penyelenggara Ny Purwasih Sigit Budi Mulyanto mengatakan peserta lomba berjumlah 9 kelompok terdiri dari 9 bagian Setda. Masing-masing peserta membawa bahan mentah dengan ketentuan harga senilai 25 ribu rupiah. Lalu peserta secara bersama-sama membuat sambal terasi sesuai selera dan dihidangkan tanpa pendamping. Yuri yang terdiri tiga orang Mujiyani SKM, Ny Dwi, dan Ny Karsiyadi langsung melakukan penilaian. Yuripun terlihat kepedasan karena harus mencicipi 9 sambal terasi yang ada.

Menurut Mujiyani penilaian berdasar tiga kriteria antara lain kebersihan, sajian, dan rasa. Untuk sajian harus memperhatikan tempat sambal yang digunakan, artinya tidak boleh memakai tempat yang terbuat dari plastik, melamin dan sejenisnya, karena akan berbahaya bagi kesehatan. Usai penilaian Yuri mengumumkan pemenangnya antara lain juara I Bagian Umum, disusul Bagian Prasarana Fisik dan Bagian Humas. Sedang harapan I Bagian Adminstrasi Pembangunan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berlanggan artikel Blogtegal via e-Mail